Kumpulan Soal Menyukai Makanan Khas Daerah

Kumpulan Soal Menyukai Makanan Khas Daerah

tolong bantu traslate ke bahasa inggris,pleasee...soalnya pakai google translate sering salah kata2nyaBhineka Tunggal IkaSuatu pagi yang cerah di desa yang bernama desa Suka Makmur terdapat beberapa penduduk yang berasal dari berbagai daerah. Mereka datang dari penjuru Nusantara. Ada yang dari Papua bernama Minus, Ada yang dari Madura bernama Sinyo ada yang dari Jawa bernama Joko dan dari Palembang bernama Toni.Rumah mereka sangat dekat karena mereka semua adalah tetangga. Namun, mereka tidak pernah akur mereka selalu bertengkar. Mereka bertengkar disebabkan mereka sering menyombongkan derah mereka masing-masing. Minus dia dari papua dia sering kena ejek dari teman-temannya itu, karena ia memiliki kulit hitam dan rambut keriting. Sedangkan yang dari Madura Sinyo ia selalu membanggakan makan khas dari daerahnya.Sinyo: “Kalian harus tau dek, makan dari daerahku sangat enak, Sate Madura. Makanannya saja enak apalagi orangnya, jangan di tanya pasti mantab dek”.Minus pun tak ingin ketinggalan ia juga memamerkan makanan dari daerahnya. “Papeda, makanan dari sagu sangat enak kakak, kalian makan papeda pasti mau nambah lagi kakak”.Penduduk dari Palembang pun tak mau ketinggalan ia juga memamerkan makanan khas dari kotanya. Ia menyebutnya Empek-empek. Makanan yang terbuat dari tepung terigu yang dicampur dengan daging ikan kemudian di goreng dan disajikan dengan saus cuka membuatnya semakin sombong. Suasana pun semakin genting dan semakin rumit di pos ronda tempat mereka berkumpul bersama. Semuanya berdebat dan saling menyombongkan diri dengan daerah asal mereka. Kemudian datanglah Joko, pemuda yang bersal dari tanah Jawa. Dia sangat sopan dan sangat baik hati. Mendengar para tetangganya sedang ribut-ribut Joko pun menghampiri mereka dan bertanya.Joko: “Nyuwun Sewu, apa yang terjadi disini?”. Semuanya pun terdiam dan melihat Joko. Toni pun menjelaskan bahwa mereka sedang bercerita tentang makanan khas di daerah mereka masing-masing. Namun, Joko tidak percaya karena mereka seperti orang yang bertengkar.Sinyo pun menceritakan semuanya. Joko berpesan kepada semuanya untuk saling menjaga kerukunan dan persaudaraan satu dengan yang lainnya. “Pak, kita semua ini sama”.Joko mengatakan bahwa manusia itu hanya milik tuhannya. Memiliki tempat tinggal dan tinggal satu negara yakni negara Republok Indonesia. Perbedaan bukanlah untuk di perdebatkan. “Maka, mulai dari sekarang jangan berdebat lagi, kalau bisa malah kita dicicipi makanan khasnya. Heheh”.Semuanyapun kembali ke tertawa bersama dengan Joko. Ternyata mereka semua menyesal karena telah bertengkar dan berdebat tentang daerah mereka masing-masing. Akhirnyapun mereka saling meminta maaf dan berjanji akan hidup rukun dengan tetangga meski dari daerah yang berbeda.

Daftar Isi

1. tolong bantu traslate ke bahasa inggris,pleasee...soalnya pakai google translate sering salah kata2nyaBhineka Tunggal IkaSuatu pagi yang cerah di desa yang bernama desa Suka Makmur terdapat beberapa penduduk yang berasal dari berbagai daerah. Mereka datang dari penjuru Nusantara. Ada yang dari Papua bernama Minus, Ada yang dari Madura bernama Sinyo ada yang dari Jawa bernama Joko dan dari Palembang bernama Toni.Rumah mereka sangat dekat karena mereka semua adalah tetangga. Namun, mereka tidak pernah akur mereka selalu bertengkar. Mereka bertengkar disebabkan mereka sering menyombongkan derah mereka masing-masing. Minus dia dari papua dia sering kena ejek dari teman-temannya itu, karena ia memiliki kulit hitam dan rambut keriting. Sedangkan yang dari Madura Sinyo ia selalu membanggakan makan khas dari daerahnya.Sinyo: “Kalian harus tau dek, makan dari daerahku sangat enak, Sate Madura. Makanannya saja enak apalagi orangnya, jangan di tanya pasti mantab dek”.Minus pun tak ingin ketinggalan ia juga memamerkan makanan dari daerahnya. “Papeda, makanan dari sagu sangat enak kakak, kalian makan papeda pasti mau nambah lagi kakak”.Penduduk dari Palembang pun tak mau ketinggalan ia juga memamerkan makanan khas dari kotanya. Ia menyebutnya Empek-empek. Makanan yang terbuat dari tepung terigu yang dicampur dengan daging ikan kemudian di goreng dan disajikan dengan saus cuka membuatnya semakin sombong. Suasana pun semakin genting dan semakin rumit di pos ronda tempat mereka berkumpul bersama. Semuanya berdebat dan saling menyombongkan diri dengan daerah asal mereka. Kemudian datanglah Joko, pemuda yang bersal dari tanah Jawa. Dia sangat sopan dan sangat baik hati. Mendengar para tetangganya sedang ribut-ribut Joko pun menghampiri mereka dan bertanya.Joko: “Nyuwun Sewu, apa yang terjadi disini?”. Semuanya pun terdiam dan melihat Joko. Toni pun menjelaskan bahwa mereka sedang bercerita tentang makanan khas di daerah mereka masing-masing. Namun, Joko tidak percaya karena mereka seperti orang yang bertengkar.Sinyo pun menceritakan semuanya. Joko berpesan kepada semuanya untuk saling menjaga kerukunan dan persaudaraan satu dengan yang lainnya. “Pak, kita semua ini sama”.Joko mengatakan bahwa manusia itu hanya milik tuhannya. Memiliki tempat tinggal dan tinggal satu negara yakni negara Republok Indonesia. Perbedaan bukanlah untuk di perdebatkan. “Maka, mulai dari sekarang jangan berdebat lagi, kalau bisa malah kita dicicipi makanan khasnya. Heheh”.Semuanyapun kembali ke tertawa bersama dengan Joko. Ternyata mereka semua menyesal karena telah bertengkar dan berdebat tentang daerah mereka masing-masing. Akhirnyapun mereka saling meminta maaf dan berjanji akan hidup rukun dengan tetangga meski dari daerah yang berbeda.


Bhineka Tunggal Ika
A sunny morning in a village called Suka Makmur village there are some residents who come from different regions. They come from across the archipelago. There is a Papua named Minus, There are from Madura named Sinyo there is from Java named Joko and from Palembang named Toni.

Their house is very close because they are all neighbors. However, they never got along they always quarreled. They quarreled because they often boasted their respective districts. Minus him from papua he often get scorned from his friends, because he has black skin and curly hair. While the one from Madura Sinyo he always boast a typical meal from his region.

Sinyo: "You have to know the deck, eat from my area is very good, Sate Madura. The food just delicious especially the person, do not in question would mantab deck ".

Minus did not want to miss he also show off food from the region. "Papeda, food from sago is very good sister, you eat papeda would want to add more sister".

Residents of Palembang did not want to miss he also showed off the typical food from his city. He called it Empek-Empek. Food made from wheat flour mixed with fish meat then fried and served with vinegar sauce makes it more arrogant.

The atmosphere was increasingly precarious and more complicated at the patrol post where they gather together. All of them were arguing and boasting about each other with their hometown. Then came Joko, a young man who came from Java. She is very polite and very kind. Hearing his neighbors were making a fuss Joko came up to them and asked.
Joko: "Nyuwun Sewu, what is going on here?".
Everyone was silent and saw Joko. Toni also explained that they are telling about the typical food in their respective regions. However, Joko does not believe because they are like a quarrel.
Sinyo tells everything. Joko told everyone to keep each other in harmony and brotherhood with each other.
"Sir, we are all the same".
Joko says that the man belongs only to his god. Have a place to live and live one country that is country of Republic Indonesia. The difference is not to be debated.
"So, from now on do not argue anymore, if we can even taste the typical food. Heheh ".
All back to laugh with Joko. Apparently they all regret for having quarreled and argued about their respective areas. Finally they apologize and promise to live in harmony with neighbors even from different regions.Bhineka Tunggal Ika

A sunny morning in a village called Suka Makmur village there are some residents who come from different regions. They come from across the archipelago. There is from Papua named Minus, There is from Madura called Sinyo, there is from Java named Joko, and there is from Palembang named Toni.

Their house is very close because they are all neighbors. But, they never get along, they always fight. They fight because they often brag about their respective areas. Minus, he is from papua, he is often taunted by his friends, because he has black skin and curly hair. While the one from Madura, Sinyo, he always boasted the typical food of his region.

Sinyo: "You have to know the guys, food from my area is very good, Satay Madura. The food is delicious especially the person, do not ask, definitely awesome guys ".

Minus did not want to miss, he also showed off food from the region. "Papeda, food from sago is very good, guys. If you eat papeda, you want to add more guys".

The resident from Palembang did not want to miss, he also showed off the typical food from his city. He called it Empek-Empek. Food made from wheat flour mixed with fish meat then fried and served with vinegar sauce makes it more arrogant.

The atmosphere was increasingly precarious and more complicated at the patrol post where they gather together. All of them were arguing and boasting about each other with their hometown. Then came Joko, a young man who came from Java. He is very polite and very kind. Hearing his neighbors are making a fuss, Joko approaches them and asks.

Joko: "Nyuwun Sewu (Excuse me), what is going on here?".
Everyone was silent and saw Joko. Toni also explained that they are telling about the typical food in their respective regions.However, Joko did not believe it because they like people who fight.

Sinyo tells everything. Joko told everyone to keep each other in harmony and brotherhood with each other."Sir, we are all the same".

Joko says that the man belongs only to his God. Having a place to live and live in one country namely the country of Republic Indonesia, The difference is not to be debated.

"So, from now on do not argue anymore, if we can even taste the typical food. Heheh ".All back to laugh with Joko.

Apparently, they all regret for having quarreled and argued about their respective areas. Finally they apologize and promise to live in harmony with neighbors even from different regions.


Semoga membantu :)
Jangan lupa 5 stars nya dan pilih jadi jawaban ter-Brainly yaaa :)

Video Terkait

Kategori b_inggris